Pages

Jul 11, 2014

Steamed Double Chocolate Cupcakes (part 01)

Alhamdulillah.. Setelah berbulan-bulan mencari dan mengumpulkan resep Cupcake kukus, akhirnya saya membulatkan tekad untuk mempraktekkan salah satu resep yang simpel alias tidak ribet.

Saya hanya memerintahkan Google untuk mencari "cupcake kukus coklat" dan dia mengarahkan saya ke ratusan resep. Dan saya jatuh hati dengan resep yang satu ini. Resep saya ambil dari Sajian Sedap   

Cupcake Dobel Coklat
Bahan-bahan :
3 butir telur
75 gram gula pasir
1/8 sendok teh garam
1 sendok teh emulsifier (sp/tbm)
25 gram cokelat bubuk (5gr choc + 20maizena)
125 gram tepung terigu protein sedang
1/2 sendok teh baking powder
50 ml susu cair
100 gram cokelat masak pekat, dilelehkan
50 gram margarin, dilelehkan

Bahan Topping (kocok Rata):
250 gram buttercream
1/4 sendok teh cokelat pasta (*saya skip)
125 gram susu kental manis cokelat
=> saya gunakan ½ resep saja

Cara membuat:
Kocok telur, gula pasir, garam, dan emulsifier hingga mengembang.
Tambahkan tepung terigu dan baking powder sambil diayak dan diaduk perlahan.
Masukkan campuran susu cair, cokelat masak pekat, dan margarin leleh sambil diaduk rata.
Tuang adonan ke dalam loyang muffin yang dialas cup kertas. Kukus di atas api sedang 10 menit sampai matang.
Setelah dingin, semprotkan topping dengan spuit bintang.
Untuk 15 buah

Dan voila! Rasanya memang enak, empuk, lembut dan coklatnya benar-benar terasa sekali. Saya suka, saya suka! Akhirnya saya berhasil membuat Cupcake kukus tanpa adegan kempis setelah keluar dandang. Karena sepanjang sejarah saya lebih banyak gagal dalam ujian membuat cake kukus. Kalau tidak bantet, pasti kempis setelah keluar dari dandang. Haha!

Dan ternyata adonan yang dimasukkan dalam paper cup harus ditambah lagi. Biar hasilnya tambah cantik. Maksud hati kekurangan itu mau ditutupi dengan hiasan butter cream. Tapi apa daya saya belum pandai memainkan spuit dengan tepat. Hasilnya topping acakadut alias belepotan dimana-mana. Yah, harap maklum, masih tahap belajar, next time harus dicoba lagi. Semangat!!

Jun 30, 2014

Pudding Kelapa Muda Gula Merah


Suka makan puding santan? Jawabannya YA. Saya sering membuatnya sendiri. Karena lidah saya tergolong lidah "ndeso", maka puding yang dibuat pun merupakan jenis sederhana. Bahan dan cara membuatnya tidak terlalu ribet. Intinya, puding minimal dengan rasa maksimal.

Alhamdulillah pohon kelapa di depan rumah banyak buahnya. Stok bubuk agar-agar pun masih ada. Tanpa pikir panjang, saya olah menjadi puding sederhana nan lezat versi saya. Berikut ini adalah bahan dan cara pembuatannya.

Bahan :
1 butir kelapa muda ukuran sedang, keruk lebar
Lapisan I :
1/2 bungkus agar-agar plain
1 sdt jeli instan
400 ml air kelapa
150 gr gula kelapa, sisir halus
1/4 sdt garam
Lapisan II :
1 bungkus agar-agar plain
700 ml santan (dari 1 butir kelapa ukuran sedang)
5 sdm gula pasir
1/2 sdt garam

Cara Membuat :
1. Siapkan cetakan yang sudah dibasahi air.
2. Masak bahan I di atas api sedang sambil diaduk sampai gula larut dan mendidih.
3. Masukkan kelapa muda, aduk dan tunggu sampai mendidih kembali. Biarkan sebentar. Angkat
6. Tuangkan ke dalam cetakan dalam kondisi panas. Biarkan setengah beku.
7. Masak seluruh bahan II di atas api sedang sambil terus diaduk sampai mendidih.
8. Angkat dan lanjutkan mengaduk sampai suhu agar-agar turun (tidak lagi beruap)
9. Tuangkan di atas lapisan I. Biarkan membeku.

Catatan penting yang saya dapat adalah :
* Jangan menggunakan api besar saat memasak lapisan II karena santan akan pecah.
* Tujuan pengadukan selama dan setelah memasak pada lapisan II adalah untuk menghindari terbentuknya 2 lapisan saat pembekuan.
* Cara menuangkan adonan agar-agar boleh diselang-seling atau sesuai selera dengan catatan adonan dalam kondisi masih panas saat akan dituang.


Selamat mencoba. 
Happy Cooking!!

Mar 31, 2014

Rubik's Cube Box (part 2)

Hai hai... Jumpa lagi dengan kreasi flanel ya.. Rubik's Cube versi 2. Memang ini bukan 100% baru, ini hanya modifikasi versi lama. Versi pertama hanyalah sebuah box.  Lihat postingan sebelumnya di Rubik's Cube Box (part 1) 
Seperti halnya versi 1, saya siapkan dulu sebuah box berbentuk kubus. Bedanya, di bagian tutup saya beri lubang. Langkah selanjutnya masih tetap sama, box dihias menggunakan kain flanel.
Untuk membuat box Rubik's, saya lebih menyukai menggunakan box berbahan karton tebal yang saya buat sendiri.. Memang membutuhkan waktu lebih lama jika dibandingkan menggunakan box plastik yang banyak dijual dipasaran. Keuntungan dari box karton adalah kita bebas menentukan ukuran yang kita inginkan. Tetapi jika menggunakan box plastik ada kendala mengenai bentuknya. Agak susah mencari box plastik yang bentuknya benar-benar kubus (dengan ukuran ke enam sisinya sama).. 
Nah, karena ukuran box yang saya buat lumayan tinggi (± 12cm) maka box bisa dipakai untuk menyimpan tisu persegi ataupun tisu gulung.