Pages

May 10, 2016

Replika Buah dan Sayur

Sudah lama saya tidak "panen"  buah atau sayuran. Sejak Desember tahun lalu saya sibuk mengurus bunga, bunga dan bunga. 😘

Terlalu lama bermain dengan  bunga, tidak serta merta membuat saya lupa bagaimana  cara membuat buah dan sayur dari flanel. Tetapi karena ada beberapa buah dan sayur yang belum sempat saya buat, jadi lumayan memaksa otak untuk sedikit mikir. 😂

Buah dan sayur request teman kuliah untuk pajangan rumah.  Rasanya tidak  bisa menolak (duit) teman sendiri (karena matre haha!), memaksa saya membongkar tumpukan kertas untuk membuat pola baru. Jangan tanyakan di mana saya simpan pola yang pernah saya buat, dijamin saya tidak ingat atau parahnya mungkin sudah saya buang di tempat sampah.


Baiklah, saatnya trial and error untuk ke sekian kalinya. Oh ya, tulisan ini tidak membahas proses trial dan error yang saya lakukan kemarin atau membagi tutorial versi saya (tidak ada waktu dan asisten untuk membantu mengabadikan setiap step prosesnya). Tetapi jangan kuatir, di tulisan kali ini akan saya bantu memberikan tautan yang membahas tutorial buah dan sayur dari berbagai sumber. Boleh dicoba ya..

1. Apel
Semua orang kenal Apel. Ada yang merah, ada yang hijau ada pula yang pink!! Saya pribadi lebih suka Apel merah yang masih segar, utuh dan mulus (tidak ada bekas gigitan). Dari sekian banyak pola dan tutorial yang disebar di internet, tidak ada satupun yang cocok dengan saya inginkan. Tetapi ada 1 tutorial Apel utuh yang lumayan bagus dan mudah dipahami.


Di tautan tersebut memang membahas Apple Pincushion dari kain katun, tetapi bisa diterapkan untuk membuat Apel flanel.

2. Jeruk Mandarin
Jeruk adalah  buah yang paling gampang dibuat (menurut saya). Karena hanya membutuhkan 1 potongan pola, lingkaran utuh. Sebagai catatan dari saya, untuk membuat Jeruk dengan ukuran diameter kurang lebih 6 cm dibutuhkan kain dengan diameter 14 cm. Ukuran ini opsional ya, saya lebih suka pola lebih besar supaya mudah. Kain yang berbentuk lingkaran tersebut kemudian dikerut di bagian pinggir dan diisi dakron secukupnya.

Untuk lebih jelasnya, silahkan lihat tutorial yang dibuat oleh Mbak Novi di sini


3. Manggis
Nah, kalau buah yang satu ini sudah pernah saya bahas sebelumnya. Ada tutorialnya dari mbak cantik Siti Anisa (Anisa Hisbulloh) yang dibagikan secara cuma-cuma. Bisa lihat di sini 

4. Pisang
Buah Pisang pernah saya buat sebelimnya, tapi belum sempat saya publikasikan di sini. Buah pisang versi pertama yang saya buata adalah jenis Pisang Emas. Tetapi kali ini saya membuat versi Pisang Ambon saja, lebih besar dan tidak ribet. 😂
Tutorial membuat pisang bisa dilihat di sini ya..

5. Anggur
Ini buah kecil-kecil tapi lumayan lama proses pembuatannya. Saya haruas membuat bulatan kecil sebanyak mungkin (akhirnya saya cukupkan membuat sekitar 17 bulatan saja). Semakin banyak bulatan Anggur yang dirangkai, semakin besar pula hasilnya. Cek link di bawah ini untuk melihat tutorial.

6. Cherry
Buah Cherry juga buah yang gampang dibuat replikanya. Caranya mirip seperti membuat Jeruk dengan tambahan tangkai yang lebih panjang

7. Belimbing
Sebelumnya saya sudah pernah mencoba membuat Belimbing mini. Hasilnya gendut! Salah potong pola. Tapi kali ini hasilnya lebih cantik, lebih segar dan realistis. Tautan untuk tutorial membaut Belimbing utuh ada di sini
8. Jagung 
Dari sekian sayuran, Jagung adalah favorit saya. Meskipun prosesnya lumayan lama dan membuat tangan terasa panas karena menarik benang. Sebelumnya sudah saya bahas dan bagikan tautannya. Silahkan cek di sini, ya

9. Wortel dan Lobak Putih
Bentuk fisik mirip, cuma warna yang berbeda. Jadi saya anggap sama 😂 
Tutorial ada di tautan di bawah ini

10. Terong Ungu dan Labu Putih
Terong adalah sayuran favorit lainnya selain Jagung. Rasanya enak (apalagi kalau dimakan dengan sambal terasi. haha!!) dan warnanya juga cantik. 😉
Tutorial berbahasa Indonesia ada di bawah ini ya..

Nah, itulah beberapa link tutorial yang bisa saya bagi. Oh, ya.. Saya tidak menggunakan semua tutorial di atas, hanya beberapa dan tidak 100% saya ikuti caranya dari awal sampai akhir. Saya lebih sering menggabungkan 2-3 tutorial gratisan dengan sedikit otak-atik sesuai keinginan dan kebutuhan saya.

Sekian, selamat berkarya..

Apr 25, 2016

INACRAFT 2016 (bagian 3)


Tanggal 20 April 2016 INACRAFT 2016 resmi dibuka. Ini tulisan terakhir tentang INACRAFT 2016. Tidak banyak yang saya tulis dan ceritakan di sini karena saya tidak menyaksikan secara langsung kemeriahan event tahunan ini.

Berikut ini adalah beberapa foto yang diambil dari lokasi booth Makaya Craft










Tanggal 24 April 2016 menjadi hari terakhir INACRAFT 2016. Saya pribadi mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, Tim Makaya Craft dan teman-teman seperjuangan di event ini. 

Ini merupakan pengalaman luar biasa, banyak hal baru yang bisa saya dipelajari, bertambahnya teman (crafter) dari berbagai keahliannya masing-masing.

Terima kasih kepada anda semua, pecinta handmade dari dalam dan luar negeri atas apresiasi yang anda berikan kepada karya kami. Dukungan anda sangat berharga untuk perkembangan industi kecil menengah dalam era MEA.

Sampai jumpa di INACRAFT berikutnya...

BUY HANDMADE PRODUCT
SUPPORT LOCAL AND INDEPENDENT CRAFTERS


Apr 13, 2016

Yes, I did It : Felt Castle

.......
Once upon a time, in a great forest, high up among the green boughs, lived a very happy family.

Their house, a pleasant old house stood close by a deep river. It was surrounded by wood fences and large meadows. They had a window at left-side of their house from which a splendid garden could be seen, which was full of the most beautiful herbs and flowers. There were small pond which has beautiful lotus and colorful fishes on left-side of their front yard. 
........

Hi everyone... Nice to see you again.. Apa kabar??
Jangan bingung dengan intro di atas. Saya di sini bukan sedang ingin mendongeng sebuah cerita klasik pengantar tidur, jadi tolong jangan tertidur sebelum selesai mambaca tulisan saya ini.

Apa yang akan saya bahas? Kastil!
Kastil atau "castle" dalam Bahasa Inggris berasal dari kata Latin "castellum" yang berarti tempat yang dibentengi. (Amazine). Kastil atau Puri adalah bangunan yang dibangun untuk melindungi raja, pangeran atau tuan tanah dan keluarganya yang tinggal di sana (Wikipedia).

Sebuah kastil biasanya dibangun dengan dikelilingi parit dan tembok besar untuk tujuan pertahanan dan keamanan sehingga dapat mempersulit musuh untuk mencapai pintu gerbang.

Gambaran kastil semacam itu sangat menarik untuk dibuat versi replika dari flanel. Beberapa tahun lalu, saya pernah mencobanya namun akhirnya terhenti karena ada pekerjaan lain yang mendesak untuk segera diselesaikan. Akhirnya proyek pembangunan kastil pun tertunda. Hehe...

Proyek pembangunan kastil versi baru akhirnya bisa terlaksana karena faktor kepepet. Kok bisa? Ya. Demi mengikuti event INACRAFT 2016 yang akan diselenggarakan tanggal 20-24 April 2016 di JCC Senayan Jakarta, saya harus membuat karya baru yang belum pernah dibuat sebelumnya. Ide membuat kastil sebenarnya tidak sempat terlintas dalam pikiran. Maya, teman baik saya menyarankan supaya saya mencoba membuat kastil.

Maya menunjukkan satu contoh kastil yang dibuat menggunakan Pringles, bisa digunakan sebagai pajangan atau wadah serba guna. (Terima kasih kepada  Feltcrafticiouz).

Langsung saja saya mulai proyek pembangunan kastil versi saya. 
Kalau Feltcrafticiouz menggunakan wadah Pringles, saya gunakan paper core bekas lakban. Alasannya sederhana. Saya tidak punya Pringles (tidak pernah membelinya) dan hanya ada paper core, itu pun hasil pemberian teman. Haha..!

Apakah saya berhasil membangun kastil dengan sukses?? Hmm.. Tentu saja tidak! Percobaan pertama, gagal. Percobaam kedua, alhamdulillah berhasil. Yeay!!

Awalnya, Saya hanya membuat kastil dengan 2 lantai. Lalu saya putuskan untuk menambah 1 bangunan tambahan di sebelah bangunan utama. Saya tetap tidak puas dengan hasilnya. Harus ada sesuatu yang ditambahkan utnuk mempercantik tampilan bangunan kastil ini.

Karena sisa waktu yang tidak banyak, akhirnya taman menjadi pilihan. Di sekeliling bangunan saya tambahkan beberapa tanaman dan  unga serta kolam di bagian pojok kiri. Bagian terluar dari saya tambah pagar kayu yang terbuat dari stik es krim. Sementara untuk alas keseluruhan bangunan kastil, saya gunakan katon tebal.

Hasilnya seperti ini. Dimensi total panjang 20cm, lebar 15cm dan tinggi 26cm. Semua bagian dari kastil bisa dibuka. 

Kastil dalam posisi terbuka

Masih jauh dari bayangan saya. Ingin sekali membuat Kastil versi super lengkap seperti deskripsi kastil di dongeng-dongrng atau kehidupan nyata. Tetapi apalah daya waktu saya tidak cukup banyak. Batas waktu pengumpulan produk sudah di depan mata. Lain kali saya akan mencobanya lagi.